Sebuah Perayaan Hari Sumpah Pemuda
Hai individu yang melabeli diri sebagai seorang pemuda/pemudi!
kalian tau tidak? hari ini diperingati sebagai hari sumpah pemuda karena 95 tahun yang lalu para pemuda bangsa ini mendeklarasikan bahwa pemuda juga memiliki andil dan dapat mengambil bagian dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tentunya cerita ini sangat sering di dengarkan bahkan sudah tertera pada buku-buku cetak sejarah di sekolah dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas.
Tapi kita tidak menceritakan hal tersebut, saya ingin kita melihat dari sudut pandang semangat perjuangan yang mungkin sedikit kendor untuk generasi sekarang. Semangat perjuangan disini tentunya tidak hanya membicarakan mengenai perjuangan untuk merdeka tapi perjuangan untuk mendapatkan kehidupan yang layak, pendidikan yang tinggi dan tentunya pasti kemerdekaan. Kalau dilihat-lihat dulu mental para pemuda begitu kuat karena tekad untuk terbebas dari belenggu penjajahan belanda juga sangat kuat, kuncinya ada pada harapan serta adanya pandangan diri yang positif dari para pemuda tersebut. Harapan merupakan mimpi-mimpi yang harus di wujudkan.
Ada beberapa hal yang aku pelajari dan sepertinya hal ini kita perlu aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
1. Cinta tanah air, aku yakin banyak pemuda yang cita tanah air tapi ada juga yang tidak terlalu tertarik dengan hal-hal semacam ini. Banyak yang menyatu karena punya satu visi untuk Indonesia yang lebih baik, menghargai setiap perjuangan yang ada, dan menumbuhkan jiwa nasionalisme.
2. Semangat pantang menyerah, kalau sampai pemuda jaman dahulu gampang menyerah sepertinya kita tidak bisa hidup sedamai ini sampai sekarang yakan? mereka ga pernah gentar untuk memperjuangkan kebaikan untuk diri sendiri dan tentunya kalian juga pasti begitu.
3. Pandangan diri yang positif, ketika individu mampu memberikan citra diri yang positif akan memberikan banyak kesempatan untuk mengembangkan potensi diri, mencapai tingkat pengaktualisasian diri walaupun beberapa needs belum terpenuhi tapi mereka tau cara menggapainya.
4. Bhineka Tunggal Ika berbeda-beda tetapi tetap satu, bukan berbeda-beda kita sekutu.
Ditambah lagi banyak hal-hal miris menyayat hati melihat para pemuda yang terlalu tergerus akan teknologi, hidup dalam belenggu sosial media sehingga abai dengan lingkungan sosial yang sesungguhnya, takut mengambil keputusan karena terfokus pada apa yang orang lain dektekan untuk hidupnya, terlalu memandang diri rendah padahal punya banyak potensi yang perlu diasah dan di kembangkan.
Harapannya sih simple banget semoga dengan adanya peringatan hari sumpah pemuda ini hanya sebuah ceremonial belaka, namun sebagai suatu pengingat bahwa lihatlah kedalam diri kalian ada banyak hal yang bisa kalian kembangkan, cintai diri kalian sehingga dapat mencapai tingkat aktualisasi diri.
Komentar
Posting Komentar