Who I Am

Sebelum berlanjut ke tulisan ini, just information aku disini masih belajar ya jadi mungkin ada yang kurang pas bisa di diskusikan di kolom komentar dan aku mau ngasi tau kenapa sih topic yang diambil “WHO I AM” ?. Karena menurutku hal yang paling penting dalam hidup ini adalah mengetahui siapa diri kita sendiri, bukan tentang mengetahui siapa namamu ataupun apa gendermu, namun lebih dari itu. Ketika mengetahui siapa diri sendiri maka kita akan ditahap menerima diri kita apa adanya hingga bisa menentukan tujuan hidup kedepannya. Mungkin kita sering banget mendengarkan kata-kata Who I am? Entah itu dibuku-buku self improvement, ketika pelajaran bimbingan konseling di sekolah, ataupun banyak banget bertebaran konten-konten di sosial media membahas topic tersebut. Namun realitanya begitu susah dalam menemukan jawaban dari pertanyaan tersebut, butuh effort yang besar untuk mengetahuinya.
Mengenal diri sendiri berarti mengetahui potensi diri sendiri serta mengetahui kapasitasnya. Aku percaya bahwa setiap individu memiliki potensinya masing-masing, dimana potensi tersebut yang membuat kita menjadi unik dan berbeda satu sama lain. Untuk menemukan potensi diri tentunya kita harus megetahui apa saja hal yang kita sukai dan berusaha untuk mengembangkannya sehingga nantinya itu bisa saja menjadi kelebihan yang ada pada diri kita, begitu juga ketika mengetahui kekurangan diri sendiri pilihannya adalah mencari solusi untuk menaggulanginya atau berdiam diri dalam keadaan tersebut.
Namun melihat realita hidup jaman sekarang rasanya lebih mudah menjadi asing dengan diri sendiri daripada berusaha mengenalnya, mari kita lihat faktanya yaitu kebanyakan kita terlalu fokus untuk memenuhi ekspektasi sosial terhadap diri kita daripada mengembangkan potensi yang ada. Tuntutan sosial ditengah masyarakat yang menuntut kesempurnaan serta kita yang dipaksakan untuk tampil sesuai dengan standar sosial masyarakat tidak jarang mengantarkan kita pada menjauh dari diri kita yang sesungguhnya. Tidak jarang ditemukan orang-orang bekerja tidak sesuai dengan potensi dan kapasitas dirinya sendiri, lantas merasa seolah-olah bekerja adalah sesuatu hal yang melelahkan. Selain itu berbicara mengenai penampilan tidak akan ada habisnya, memkasakan diri untuk tampil melebihi kapasitasnya akan selalu menjadi point utama ketika kita hidup dalam tuntutan sosial sekarang.
Untuk itu mari kita tinggalkan sejenak realita sosial disekeliling kita, sisihkan waktu untuk mengetahui potensi serta kapasitas diri sendiri. Berikan ruang untuk diri sendiri mencari siapa pemeran utama dalam hidup kita. Berikan waktu untuk berbicara mengenai hal-hal yang kita sukai dan fokus untuk mengasah potensi kita, mencari tau apa saja hal yang kurang dalam diri kita serta berusaha untuk menanggulanginya serta tidak terlarut dalam keadaan tersebut. memang semuanya tidak semudah ketika aku menulis tulisan ini namun aku percaya sesuatu hal susah bukan berarti tidak bisa kan?. Setelah mengetahui siapa diri kita sendiri sepertinya akan sangat mudah mengatakan dan menerapkan be your self, sayangi diri sendiri karena kita butuh bahagia.

With love
Dinda

Komentar

Postingan Populer